Perjuangan melawan kemiskinan telah lama menjadi tantangan global, dimana jutaan orang di seluruh dunia hidup dalam kemiskinan ekstrim dan menghadapi perjuangan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Dalam upaya mengatasi masalah ini, PBB menetapkan untuk mencapai delapan Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) pada tahun 2015, yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem, mencapai pendidikan dasar universal, mendorong kesetaraan gender, mengurangi angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, memastikan kelestarian lingkungan, dan membina kemitraan global untuk pembangunan.

Meskipun kemajuan signifikan telah dicapai dalam mencapai tujuan-tujuan ini, masih banyak tantangan yang tersisa. Menanggapi hal ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2015, yang mencakup fokus baru pada pemberantasan kemiskinan dalam segala bentuknya pada tahun 2030. Salah satu inisiatif utama dalam SDGs adalah MDG99, sebuah program inovatif yang merevolusi perjuangan melawan kemiskinan.

MDG99 adalah pendekatan pengentasan kemiskinan yang komprehensif dan inovatif yang berfokus pada pemberdayaan individu dan komunitas untuk mengangkat diri mereka keluar dari kemiskinan. Program ini menyadari bahwa kemiskinan adalah permasalahan yang kompleks dan multi-dimensi sehingga memerlukan pendekatan yang holistik dan terpadu untuk mengatasinya secara efektif. Dengan menargetkan akar penyebab kemiskinan dan menerapkan intervensi strategis, MDG99 bertujuan untuk menciptakan perubahan yang bertahan lama dan berkelanjutan bagi mereka yang hidup dalam kemiskinan.

Salah satu prinsip utama MDG99 adalah konsep pertumbuhan inklusif, yang menekankan pentingnya memastikan bahwa pembangunan ekonomi memberikan manfaat bagi seluruh anggota masyarakat, khususnya mereka yang paling rentan dan terpinggirkan. Hal ini berarti menciptakan peluang bagi kelompok marginal, seperti perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas, untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi yang memungkinkan mereka meningkatkan penghidupan dan memutus siklus kemiskinan.

MDG99 juga memberikan penekanan yang kuat pada pembangunan ketahanan masyarakat untuk menghadapi guncangan dan krisis, seperti bencana alam, kemerosotan ekonomi, dan konflik, yang dapat mendorong masyarakat semakin jatuh ke dalam kemiskinan. Dengan berinvestasi pada infrastruktur, program perlindungan sosial, dan langkah-langkah pengurangan risiko bencana, MDG99 bertujuan membantu masyarakat menjadi lebih tangguh dan lebih siap menghadapi tantangan yang tidak terduga.

Lebih lanjut, MDG99 mengakui pentingnya mendorong praktik pembangunan berkelanjutan yang melindungi lingkungan dan sumber daya alam untuk generasi mendatang. Dengan mempromosikan pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, dan upaya konservasi, program ini bertujuan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berkelanjutan secara lingkungan dan tidak mengorbankan planet bumi.

Secara keseluruhan, MDG99 merevolusi perjuangan melawan kemiskinan dengan mengambil pendekatan komprehensif dan terpadu yang mengatasi akar penyebab kemiskinan dan memberdayakan individu dan komunitas untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri. Melalui pertumbuhan inklusif, membangun ketahanan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan, MDG99 membuat langkah signifikan menuju pemberantasan kemiskinan dan menciptakan dunia yang lebih adil dan sejahtera bagi semua.